People Innovation Excellence
 

Creative Advertising (CA): Reminding Your Mind

Sebelumnya saya sangat jenuh dan sama seperti kebanyakan “korban” iklan, benci sekali dengan iklan. Iklan sering hadir sebagai hal yang “mengganggu” daripada membantu. bagaimana tidak, disaat orang sedang asik menikmati tayangan, iklan muncul tiba-tiba. Bahkan saat zaman berganti, iklan tak pernah berhenti “mengganggu”. Ehm… Meski demikian iklan-iklan yg menuturkan kebaikan dan menasehatkan kebajikan juga bejibun jumlahnya.
Lain lagi cerita saat kita berada di studio kreatif atau di kelas Creative Advertising, saat banyak orang tidak menyenangi iklan, maka para pencipta iklan 100% sadar harus membuat orang tidak sadarkan bahwa mereka sedang menikmati iklan bahkan menjadikan dirinya bintang iklan.
Iklan yg kreatif adalah iklan yang tak lagi menisbatkan dirinya sebagai pahlawan/corong setiap dagangan dengan jargon nomor satu. Karena pembaca dan pemirsa media tak lagi mudah dicuri perhatiannya, mereka hanya mau dikencani, dijadikan temen yang selalu dimengerti. Iklan kreatif hadir dengan tidak menggurui bahkan untuk iklan berkonten ajakan kebajikan, atau tidak sedang asik dengan dirinya sendiri. Iklan kreatif bersama satu “shaf” dengan audiens.
Saya jadi ingat thesis temen kreatif edukator saya Aak Ilham Ideamaniacs, mahasiswa S2 Prof. Yasraf Amir Piliang menyebutkan bahwa iklan itu merupakan simulasi ulang gaya hidup, cara pandang, ideologi, hobi dan perilaku konsumennya. Dengannya iklan mengingatkan dengan simbol-simbol yang sudah lekat dengan kehidupan audiens (Reminding Your Mind). Nah akhirnya ketemu deh dengan istilah yg “ngepop” orang iklan. Yup, consumer insight, bahwa iklan yang pas itu ada pada respons audiens saat melihat sebuah iklan sembari mengatakannya dalam hati, “iklan itu, gue banget”. Lalu kena!

Berikut adalah seri poster sebagai cara saya bersama Arif Psa mengekspresikan jurusan Creative Advertising dimana saya menjadi bagian di dalamnya.

Lalu poster mana yg paling mengingatkanmu.

Salam kreatif!


Last updated :

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close