People Innovation Excellence
 

Lupa Pulang

Hugo-Bima

By: Hugo Bima

Berawal dari iseng nongkrong di suatu daerah selatan Jakarta, saya tanpa sengaja menguping atau mendengarkan pembicaraan seorang anak yang di telepon orang tuanya untuk pulang karena dia lama tidak pulang dari tanah rantau. Orang tuanya mungkin rindu karena hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. Di situ lalu saya terlintas sebuah visual di mana kita pulang ke kota asal atau tanah kelahiran kita bukan sekedar ingin mampir tetapi juga salah satunya adalah rasa rindu orang tua terhadap anaknya. Oleh karena itu karya saya terbesit visual ikatan batin seorang anak dan orang tua.

 

Kata orang tua di lubuk hati mereka.

Hi Nak, tidak ada namanya mantan orang tua

            Hi Nak, pulanglah. Kami rindu dan selalu menanti.

            Jenguk kami walaupun dengan kondisi kami yang seperti apa.


Published at :

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close